Jumat, 15 Mei 2015

Instalasi elastix



Instalasi elastix and schema

Elastix adalah Open Source Software yang berfungsi untuk membangun Unified Communication (Sarana Komunikasi yang menyeluruh). Elastix menggabungkan semua alternatif komunikasi, tersedia bagi end-user (pengguna biasa) dan enterprise (perusahaan skala besar).

Komunikasi yang murah, mudah, dan terpusat. Merupakan impian setiap individu. Elastix 2.4.0 hadir untuk menjawab kebutuhan itu. Dalam dunia Open Source, keterbukaan kode sumber merupakan keunggulan bagi distro yang satu ini. Sehingga diminati oleh banyak orang. :D

Pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana Cara Menginstall Elastix 2.4.0 (IP PBX, Email, IM, Faxing, Collaboration) Appliance. Step by step Instalasi ini akan kita bahas dan kupas tuntas setajam clurit….  (hehehehe… udah mirip salah satu infotainment ajah) :D



Sebelum memulai proses instalasi, kita siapkan terlebih dahulu :
1. Image ISO Elastix 2.4.0 (IP PBX, Email, IM, Faxing, Collaboration) Appliance. Yang bisa didapat disini :
http://www.elastix.org/index.php/en/downloads.html
2. Burning iso tersebut diatas ke dalam sekeping CD
3. Setting BIOS pada Server agar booting awal ke CD Drive / DVD Drive. Dan lanjutkan seperti langkah-langkah berikut ini :

boot Elastix

  • Pilih English Language :

english language

  • Keyboard Type pilih “us” :

US Keyboard

  • Setelah beberapa saat proses berlanjut pada notifikasi proses penghapusan drive untuk penginstalan, pilih “Yes”  :

warning yes

  • Pilih Drive tempat Elastix 2.4.0 (IP PBX, Email, IM, Faxing, Collaboration) Appliance akan di install.

remove all partition

  • Jika ada warning lagi pilih “Yes” :

remove all yes

  • Review Partition Layout pilih “No” saja :

review no

  • Lanjut pada konfigurasi network :

configure network

  • Pilih semua opsi, jika memungkinkan menggunakan IPV6 juga :

eth0 config

  • Untuk kali ini kita gunakan Manual Address Configuration saja. Catatan : Sesuaikan dengan jaringan Anda)

eth0 ip address

  • Jika menggunakan IPv6, silahkan masukkan alamatnya / gunakan opsi automatic saja (DHCP) :

eth0 ipv6 config

  • Selanjutnya silahkan isikan gateway, primary dns dan secondary dns :

insert gateway and dns

  • Isikan hostname sesuai dengan yg Anda inginkan :

insert hostname

  • Timezone tentu saja kita pilih Indonesia (Asia/Jakarta) :

Time zone

  • Lanjut, isikan password untuk root (sebagai administrator utama) :

insert root password

  • OK, lanjutkan ke penginstalan paket-paket dari Elastix 2.4.0 (IP PBX, Email, IM, Faxing, Collaboration) Appliance

installation process

  • Setelah proses instalasi Elastix 2.4.0 (IP PBX, Email, IM, Faxing, Collaboration) Appliance selesai, maka server akan restart dengan sendirinya.

bootup elastix

  • Setelah mesin reboot, Anda akan diminta untuk mengisikan password MySQL untuk administrasi nantinya. Silahkan isikan dan konfirmasi (2 kali)

mysql password

  • Selanjutnya Anda diminta untuk memasukkan password user admin untuk mengelola Elastix 2.4.0 melalui webconfig.

admin freePBX password

  • Konfigurasi MySQL dan Admin selesai. Silahkan buka browser Anda menuju “https://IP_Server_Elastix/” . Jika Ada notifikasi error SSL, abaikan saja dengan cara klik “Proceed anyway” (Untuk Google Chrome).

Security Certified

  • Isikan username “admin” dan password yg sudah Anda isikan sebelumnya :

elastix login

  • Daaan…. inilah hasilnya :)

elastix 2.4.0 dashboard

http://brianrahimsyah.com/cara-install-elastix-2-4-0-ip-pbx-email-im-faxing-collaboration-appliance

Minggu, 14 Desember 2014

Membuka sheet yang ter proteksi di excel

Selamat sore.. krn bingung mau edit file yg ter protek di excel akhirnya nemu tutorialnya sebagai berikut. adapun langkah2langkahnya sbb:

1. buka file excelnya seperti biasa
2. setelah jendela excelnya terbuka, lalu tekan alt+F11 untuk memasukan code vb scrift nya
3.klik insert dan lalu tekan modul, setelah itu copy kan scrift dibawah ini kedalam modul yang baru ditambahkan barusan


Sub InternalPasswords()
Dim i As Integer, j As Integer, k As Integer
Dim l As Integer, m As Integer, n As Integer
Dim i1 As Integer, i2 As Integer, i3 As Integer
Dim i4 As Integer, i5 As Integer, i6 As Integer
On Error Resume Next
For i = 65 To 66: For j = 65 To 66: For k = 65 To 66
For l = 65 To 66: For m = 65 To 66: For i1 = 65 To 66
For i2 = 65 To 66: For i3 = 65 To 66: For i4 = 65 To 66
For i5 = 65 To 66: For i6 = 65 To 66: For n = 32 To 126
ActiveWorkbook.Unprotect Chr(i) & Chr(j) & Chr(k) & _
Chr(l) & Chr(m) & Chr(i1) & Chr(i2) & Chr(i3) _
& Chr(i4) & Chr(i5) & Chr(i6) & Chr(n)
ActiveSheet.Unprotect Chr(i) & Chr(j) & Chr(k) & _
Chr(l) & Chr(m) & Chr(i1) & Chr(i2) & Chr(i3) _
& Chr(i4) & Chr(i5) & Chr(i6) & Chr(n)
If ActiveWorkbook.ProtectStructure = False Then
If ActiveWorkbook.ProtectWindows = False Then
If ActiveSheet.ProtectContents = False Then
Exit Sub
End If
End If
End If
Next: Next: Next: Next: Next: Next
Next: Next: Next: Next: Next: Next
End Sub




4. Klik tab Tool/Macros/Internal Password/run

5. lalu buka kembali sheet xl nya terproteksi dengan cara menekan alt+f11 kembali. 

Semoga berhasil











Kamis, 04 Desember 2014

openfire not running setelah install di clearOS

sudah seminggu ini coba install openfire di clearOS, tapi setelah di cek status, maka selalu ada keterangan "openfire not running"

setelah coba google akhirnya alhamdulillah ketemu solusinya..

caranya: .. klik putty

1. cd /opt/openfire/jre/bin
2. cp java java.bak
3. rm java
4. ln -s /usr/bin/java java
5. service openfire start


alhamdulillah setelah di cek status
lalu muncul openfire running

thanks

https://community.igniterealtime.org/thread/43673

Senin, 13 Oktober 2014

Konversi Biner - Heksadesimal



Konversi  Biner-Oktal-Heksadesimal

Kemudahan konversi biner-oktal-heksadesimal secara timbal balik terletak pada kenyataan bahwa 3 bit tepat dapat menyatakan angka terbesar dalam oktal, yaitu 7, dan 4 bit tepat dapat menyatakan angka terbesar dalam heksadesimal, yaitu  F=(15)10.  Ini  berarti  bahwa  untuk  mengubah  bilangan  biner  ke  oktal, bilangan biner dapat dikelompokkan atas 3 bit setiap kelompok dan untuk meng- ubah  biner  ke heksadesimal,  bilangan  biner  dikelompokkan  atas  4  bit  setiap kelompok. Pengelompokan harus dimulai dari kanan bergerak ke kiri. Sebagai contoh, untuk memperoleh setara dalam oktal dan heksadesimal, bilangan biner
1011001111 dapat dikelompokkan sebagai berikut:

1 011 001 111               10 1100 1111 (1  3              1              7)8                 (2            C             F )16

Konversi  sebaliknya,  dari  oktal  dan  heksadesimal  ke  biner  juga  dapat

1.3.3  Konversi Desimal-Oktal dan Heksadesimal                                    7


dilakukan dengan mudah dengan menggantikan setiap angka dalam oktal dan heksadesimal dengan setaranya dalam biner.

Contoh 1.
(3456)8 =  (011 100 101 110)2
(72E)16 =  (0111 0010 1110)2

Dari contoh ini dapat dilihat bahwa konversi dari oktal ke heksadesimal dan  sebaliknya  akan  lebih  mudah  dilakukan  dengan  mengubahnya  terlebih dahulu ke biner.

Contoh 2.
(3257)8 = (011 010 101 111)2
(0110 1010 1111)2 =  (6AF)16

Perhatikan bahwa bilangan biner dalam konversi oktal biner dan konversi biner-heksadesimal hanyalah berbeda dalam pengelompokannya saja.

Konversi bilangan Biner



Konversi Desimal-Biner


berturut-turut  dan  sisa  pembagian  pertama  sampai  yang  terakhir  merupakan angka-angka biner paling kanan ke paling kiri. Untuk bagian pecahan, bilangan desimal dikalikan 2 secara berturut-turut dan angka di kiri koma desimal hasil setiap perkalian merupakan angka biner yang dicari, berturut-turut dari kiri ke kanan. Contoh berikut ini memperjelas proses itu.


Contoh 1.
Tentukanlah bilangan biner yang berharga sama dengan bilangan desimal

118.

Pembagian secara berturut-turut akan menghasilkan:

118 : 2 = 59 sisa 0                     7 : 2 =  3 sisa 1
59 : 2 = 29 sisa 1                      3 : 2 =  1 sisa 1
29 : 2 = 14 sisa 1                      1 : 2 =  0 sisa 1
14 : 2 =   7 sisa 0                     0 : 2 =  0 sisa 0

Jadi, (118)10 = (01110110)2


Perhatikan bahwa walaupun pembagian diteruskan, hasil berikutnya akan tetap 0 dan sisanya juga tetap 0. Ini benar karena penambahan angka 0 di kiri bi- langan tidak mengubah harganya.