Minggu, 25 Agustus 2013

Mengakses database SQLite menggunakan library dhSQLite

Mengakses database SQLite menggunakan library dhSQLite


Ada yang kurang di artikel sebelumnya, yaitu saya belum membahas bagaimana mengakses database SQLite dalam pembuatan aplikasi database.
Secara umum aksi yang sering dilakukan dalam pembuatan aplikasi database hanya seputar pernyataan DML (Insert, Update, Delete dan Select), jadi untuk menyederhanakan pembahasan saya pun membatasi artikel kali ini hanya seputar permasalahan tersebut.
Sebenarnya cukup dengan library ADO pun kita sudah bisa mengakses database SQLite, tetapi pada artikel kali ini saya menggunakan library dhSQLite.
Untuk mengakses database SQLite menggunakan dhSQLite kita cukup menggunakan 3 kelas yaitu :
  1. cConnection, sesuai namanya kelas ini digunakan untuk membuat koneksi ke database
  2. cRecordset, digunakan untuk menampung pernyataan select
  3. cCommand, digunakan untuk mengeksekusi pernyataan insert, update dan delete

sedangkan untuk sample database bisa langsung Anda download disini.
1. Membuat koneksi
Tambahkan sebuah modul, kemudian ketik kode berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Public Function openDb() As Boolean
    On Error GoTo errHandle
 
    Set conn = New cConnection
    conn.openDb "C:\dbpos\dbpos.db3"
    openDb = True
 
    Exit Function
errHandle:
    openDb = False
End Function
dengan asumsi database dbpos.db3 sudah ada di folder C:\dbpos.
Untuk mencoba fungsi openDb diatas, kita akan memanfaat prosedur Main berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Public Sub Main()
    Dim ret As Boolean
 
    ret = openDb
    If ret Then
        'TODO : tampilkan form utama
    Else
        MsgBox "Koneksi gagal", vbExclamation, "Peringatan"
    End If
End Sub
Tentunya agar prosedur Main tersebut bisa dijalankan, kita harus merubah Startup Object menjadi Sub Main.

2. Menambahkan data
Menambahkan data menggunakan objek cCommand sangat mudah sekali, lihat kode berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
Private Sub cmdSimpan_Click()
    Dim cmd As cCommand
 
    strSql = "INSERT INTO barang (kode_barang, nama_barang, stok, harga_beli, harga_jual) VALUES (?, ?, ?, ?, ?)"
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    With cmd
        .SetText 1, txtKodeBarang.Text
        .SetText 2, txtNamaBarang.Text
        .SetDouble 3, Val(txtStok.Text)
        .SetDouble 4, Val(txtHargaBeli.Text)
        .SetDouble 5, Val(txtHargaJual.Text)
        .Execute
    End With
    Set cmd = Nothing
End Sub
Mirip sekali bukan menambahkan data menggunakan interface PreparedStatement di java :D
Angka 1,2 .. 5 merupakan urutkan field pada pernyataan dml, sedangkan method yang dipanggil setelah berhasil menciptakan objek cCommand sesuai dengan tipe data field.
Contoh kode barang bertipe varchar, maka method yang dipanggil adalah SetText, sedangkan stok, harga beli dan harga jual bertipe numeric makanya method SetDouble yang dipanggil dan jika bertipe integer tinggal panggil aja method SetInt32 dan begitu seterusnya.
Oke kita lihat lagi pada pernyataan berikutnya.
3. Mengedit data
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
Private Sub cmdEdit_Click()
    Dim cmd As cCommand
 
    strSql = "UPDATE barang SET nama_barang = ?, stok = ?, harga_beli = ?, harga_jual = ? " & _
             "WHERE kode_barang = ?"
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    With cmd
        .SetText 1, txtNamaBarang.Text
        .SetDouble 2, Val(txtStok.Text)
        .SetDouble 3, Val(txtHargaBeli.Text)
        .SetDouble 4, Val(txtHargaJual.Text)
        .SetText 5, txtKodeBarang.Text
        .Execute
    End With
    Set cmd = Nothing
End Sub
4. Menghapus data
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Private Sub cmdHapus_Click()
    Dim cmd As cCommand
 
    strSql = "DELETE FROM barang WHERE kode_barang = ?"
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    With cmd
        .SetText 1, txtKodeBarang.Text
        .Execute
    End With
    Set cmd = Nothing
End Sub
5. Menampilkan data
Untuk menampilkan data kita menggunakan pernyataan SELECT, dan ingat pernyataan SELECT mengembalikan data dalam bentuk recordset, sehingga kita harus membuat objek dengan tipe cRecordset.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Private Sub cmdTampilkan_Click()
    Dim rs  As cRecordset
 
    strSql = "SELECT kode_barang, nama_barang, stok, harga_beli, harga_jual " & _
             "FROM barang " & _
             "ORDER BY nama_barang"
    Set rs = conn.OpenRecordset(strSql, True)
    If Not rs.EOF Then
        Do While Not rs.EOF
            Debug.Print rs("kode_barang").Value & ", " & rs("nama_barang").Value
            rs.MoveNext
        Loop
    End If
End Sub
6. Insert, Update dan Delete dalam jumlah banyak
Hati-hati jangan langsung mengunakan kode seperti berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Private Sub cmdTest1_Click()
    Dim cmd As cCommand
    Dim i   As Integer
 
    strSql = "INSERT INTO tabel_test (no_urut) VALUES (?)"
 
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    For i = 1 To 1000
        cmd.SetInt32 1, i
        cmd.Execute
    Next i
    Set cmd = Nothing
End Sub
hasil uji coba di laptop saya membutuhkan waktu sekitar 1 menitan, tetapi bandingkan jika menggunakan transaction
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
Private Sub cmdTest2_Click()
    Dim cmd As cCommand
    Dim i   As Integer
 
    strSql = "INSERT INTO tabel_test (no_urut) VALUES (?)"
 
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    conn.BeginTrans
    For i = 1 To 1000
        cmd.SetInt32 1, i
        cmd.Execute
 
        If i Mod 200 = 0 Then
            conn.CommitTrans
            DoEvents
 
            conn.BeginTrans
        End If
    Next i
    conn.CommitTrans
    Set cmd = Nothing
End Sub
hanya membutuhkan waktu 1 detik, wowww lumayan bedakan.
Oke terakhir untuk mencoba semua kode diatas, library dhSQLite harus sudah direferensikan di project kita.

Selamat mencoba :)

http://coding4ever.wordpress.com/2010/07/05/mengakses-database-sqlite-menggunakan-library-dhsqlite/

Mengakses database SQLite menggunakan library dhSQLite

Mengakses database SQLite menggunakan library dhSQLite


Ada yang kurang di artikel sebelumnya, yaitu saya belum membahas bagaimana mengakses database SQLite dalam pembuatan aplikasi database.
Secara umum aksi yang sering dilakukan dalam pembuatan aplikasi database hanya seputar pernyataan DML (Insert, Update, Delete dan Select), jadi untuk menyederhanakan pembahasan saya pun membatasi artikel kali ini hanya seputar permasalahan tersebut.
Sebenarnya cukup dengan library ADO pun kita sudah bisa mengakses database SQLite, tetapi pada artikel kali ini saya menggunakan library dhSQLite.
Untuk mengakses database SQLite menggunakan dhSQLite kita cukup menggunakan 3 kelas yaitu :
  1. cConnection, sesuai namanya kelas ini digunakan untuk membuat koneksi ke database
  2. cRecordset, digunakan untuk menampung pernyataan select
  3. cCommand, digunakan untuk mengeksekusi pernyataan insert, update dan delete

sedangkan untuk sample database bisa langsung Anda download disini.
1. Membuat koneksi
Tambahkan sebuah modul, kemudian ketik kode berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Public Function openDb() As Boolean
    On Error GoTo errHandle
 
    Set conn = New cConnection
    conn.openDb "C:\dbpos\dbpos.db3"
    openDb = True
 
    Exit Function
errHandle:
    openDb = False
End Function
dengan asumsi database dbpos.db3 sudah ada di folder C:\dbpos.
Untuk mencoba fungsi openDb diatas, kita akan memanfaat prosedur Main berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Public Sub Main()
    Dim ret As Boolean
 
    ret = openDb
    If ret Then
        'TODO : tampilkan form utama
    Else
        MsgBox "Koneksi gagal", vbExclamation, "Peringatan"
    End If
End Sub
Tentunya agar prosedur Main tersebut bisa dijalankan, kita harus merubah Startup Object menjadi Sub Main.

2. Menambahkan data
Menambahkan data menggunakan objek cCommand sangat mudah sekali, lihat kode berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
Private Sub cmdSimpan_Click()
    Dim cmd As cCommand
 
    strSql = "INSERT INTO barang (kode_barang, nama_barang, stok, harga_beli, harga_jual) VALUES (?, ?, ?, ?, ?)"
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    With cmd
        .SetText 1, txtKodeBarang.Text
        .SetText 2, txtNamaBarang.Text
        .SetDouble 3, Val(txtStok.Text)
        .SetDouble 4, Val(txtHargaBeli.Text)
        .SetDouble 5, Val(txtHargaJual.Text)
        .Execute
    End With
    Set cmd = Nothing
End Sub
Mirip sekali bukan menambahkan data menggunakan interface PreparedStatement di java :D
Angka 1,2 .. 5 merupakan urutkan field pada pernyataan dml, sedangkan method yang dipanggil setelah berhasil menciptakan objek cCommand sesuai dengan tipe data field.
Contoh kode barang bertipe varchar, maka method yang dipanggil adalah SetText, sedangkan stok, harga beli dan harga jual bertipe numeric makanya method SetDouble yang dipanggil dan jika bertipe integer tinggal panggil aja method SetInt32 dan begitu seterusnya.
Oke kita lihat lagi pada pernyataan berikutnya.
3. Mengedit data
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
Private Sub cmdEdit_Click()
    Dim cmd As cCommand
 
    strSql = "UPDATE barang SET nama_barang = ?, stok = ?, harga_beli = ?, harga_jual = ? " & _
             "WHERE kode_barang = ?"
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    With cmd
        .SetText 1, txtNamaBarang.Text
        .SetDouble 2, Val(txtStok.Text)
        .SetDouble 3, Val(txtHargaBeli.Text)
        .SetDouble 4, Val(txtHargaJual.Text)
        .SetText 5, txtKodeBarang.Text
        .Execute
    End With
    Set cmd = Nothing
End Sub
4. Menghapus data
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Private Sub cmdHapus_Click()
    Dim cmd As cCommand
 
    strSql = "DELETE FROM barang WHERE kode_barang = ?"
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    With cmd
        .SetText 1, txtKodeBarang.Text
        .Execute
    End With
    Set cmd = Nothing
End Sub
5. Menampilkan data
Untuk menampilkan data kita menggunakan pernyataan SELECT, dan ingat pernyataan SELECT mengembalikan data dalam bentuk recordset, sehingga kita harus membuat objek dengan tipe cRecordset.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Private Sub cmdTampilkan_Click()
    Dim rs  As cRecordset
 
    strSql = "SELECT kode_barang, nama_barang, stok, harga_beli, harga_jual " & _
             "FROM barang " & _
             "ORDER BY nama_barang"
    Set rs = conn.OpenRecordset(strSql, True)
    If Not rs.EOF Then
        Do While Not rs.EOF
            Debug.Print rs("kode_barang").Value & ", " & rs("nama_barang").Value
            rs.MoveNext
        Loop
    End If
End Sub
6. Insert, Update dan Delete dalam jumlah banyak
Hati-hati jangan langsung mengunakan kode seperti berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Private Sub cmdTest1_Click()
    Dim cmd As cCommand
    Dim i   As Integer
 
    strSql = "INSERT INTO tabel_test (no_urut) VALUES (?)"
 
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    For i = 1 To 1000
        cmd.SetInt32 1, i
        cmd.Execute
    Next i
    Set cmd = Nothing
End Sub
hasil uji coba di laptop saya membutuhkan waktu sekitar 1 menitan, tetapi bandingkan jika menggunakan transaction
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
Private Sub cmdTest2_Click()
    Dim cmd As cCommand
    Dim i   As Integer
 
    strSql = "INSERT INTO tabel_test (no_urut) VALUES (?)"
 
    Set cmd = conn.CreateCommand(strSql)
    conn.BeginTrans
    For i = 1 To 1000
        cmd.SetInt32 1, i
        cmd.Execute
 
        If i Mod 200 = 0 Then
            conn.CommitTrans
            DoEvents
 
            conn.BeginTrans
        End If
    Next i
    conn.CommitTrans
    Set cmd = Nothing
End Sub
hanya membutuhkan waktu 1 detik, wowww lumayan bedakan.
Oke terakhir untuk mencoba semua kode diatas, library dhSQLite harus sudah direferensikan di project kita.

Selamat mencoba :)

Mengenal lebih dekat database SQLite

Biasanya nih bagi kita yang udah sering nyemplung di dunia pemrograman bahkan sampe kelelep :grin:  pasti udah kenal yang namanya Ms Access dari Microsoft atau Paradox dari Borland.
Itu adalah beberapa contoh database standalone yang sudah sering kita gunakan, nah sekarang saya mengajak Anda untuk mengenal lebih dekat database standalone lainnya yaitu SQLite.
Dan tahukah Anda bahwa firefox juga menggunakan SQLite untuk mengelola data bookmarks dan historynya.
Jadi klo mau tau, apa saja fitur dari SQLite jangan malu-malu untuk segera mengklik link INI.
Pada artikel kali ini kita akan mencoba membuat database dan beberapa tabel di SQLite sesuai rancangan berikut :


Persiapan tool
1. Agar pembuatan database dan tabelnya lebih mudah dan menyenangkan, download dulu SQLite Managernya di sini.
2. Klo udah, install dan jalankan SQLite Managernya.
Membuat database dan tabel
1. Klik menu File -> New Database

2. Isikan lokasi penyimpan database dan alias pada kotak dialog Database Creation Properties

3. Jika berhasil akan tampil nama database di node sebelah kiri, kemudian untuk membuat tabel baru klik menu Table -> New Table

4. Selanjutnya isikan informasi nama tabel, field berikut tipe datanya.

5. Jika semua field yang dibutuhkan sudah lengkap, klik tombol Apply

6. Jika berhasil nama tabel akan muncul di node sebelah kiri.

Membuat tabel dengan field auto number
Ada yang beda dengan SQLite dalam pembuatan field auto number, dimana SQLite mensyaratkan field auto numbernya harus bertipe INTEGER.
Oke kita akan ambil contoh pembuatan tabel ITEM_BELI, dimana tabel ini mempunyai field ID yang berfungsi untuk mencatat record transaksi pembelian.
1. Buat tabel sama seperti langkah-langkah sebelumnya

2. Jika field sudah ditambahkan (ex. field ID), klik tab Indexes kemudian klik tombol Add

3. Pada dialog New Index atur setingan field sesuai gambar


4. Balik ke dialog Desing tabel kemudian klik tombol Apply

Membuat foreign key
1. Aktifkan tabel, klik tab Foreign Keys kemudian klik tombol Add


2. Kembali ke dialog Design tabel kemudian klik tombol Apply

Untuk pembuatan tabel lainnya tinggal ulangi langkah-langkah sebelumnya. Contoh hasil akhir pembuatan tabel :

Membuat Trigger
Yang benar aja SQLite mendukung trigger ? Iya klo enggak percaya main-main aja ke sini.
Sample database lengkap bisa di download di sini.

Senin, 19 Agustus 2013

Instalasi E-Library di ClearOS

Instalasi E-Library di ClearOS

E-Library, dari saya kutip dari wikipedia
Perpustakaan digital (Inggris: digital library atau electronic library atau virtual library) adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer. Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro (microform dan microfiche), ataupun kumpulan kaset audio, video, dll. Isi dari perpustakaan digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara lokal, maupun di lokasi yang jauh, namun dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan komputer.
Intinya, dengan E-Library kita tidak usah repot-repot ke perpustakaan untuk mencari buku, karena sudah tersedia di E-library sedangkan untuk membaca buku dalam bentuk fisik kita tentu harus ke perpustakaan.
Salah satu program E-Library adalah SLIMs (Senayan Library Management System ).
SLiMS - Senayan Library Management System, sebuah aplikasi open source berbasis web yang dirancang, dan dibangun untuk memberikan kemudahan kepada para pustakawan dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari.
Oke langsung saja tanpa basa-basi lagi, saya akan memberitahukan langkah-langkah instalasi SLIMS
Download dulu masternya di sini atau di sana 
kemudian masuk ke console server ( terminal ) bisa lewat ssh (untuk linux) dan putty (untuk Windows)
Membuat Database SLIMS
masukkan perintah berikut di terminal
mysql -u root -p
kemudian masukkan password root mysql server

kemudian ketikkan perintah berikut
mysql> create database slim_db;
perintah di atas akan menghasilkan database baru dengan nama "slim_db"
mysql> CREATE USER 'slim_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'slimpass';GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'slim_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'slimpass' ;
yang bermaksut untuk membuat user mysql baru bernama "slim_user"
mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON `slim_db`.* TO 'slim_user'@'localhost';
Untuk memberikan hak akses database "slim_db" ke user"slim_user" dalam localhost
kemudian keluar dari mysql
mysql> exit;

kemudian bagi yang di servernya belum diinstall php-gd, silakan install dahulu dengan perintah berikut
# yum install php-gd
kemudian install unzip untuk mengekstrak file zip via terminal
#yum install unzip 
kemudian upload file senayan yang tadi sudah di download ke directory "/var/www/html" (bisa menggunakan nautilus connector, maupun filezilla)

kembali ke terminal,
masuk ke directory "/var/www/html"
# cd /var/www/html/
kemudian ekstrak folder slim tadi
# unzip slims5_meranti-master.zip
hasil ekstrak tadi akan menghasilkan folder dengan nama "slims5_meranti-master", rename folder tersebut agar mudah diakses
# mv slims5_meranti-master perpustakaan 
maksutnya adalah mengganti nama direktory "slims5_meranti-master" menjadi "perpustakaan"

# chown -R apache.apache perpustakaan/
perintah di atas bertujuan untuk mengganti kepemilikan folder perpustakaan ke user dan grup "apache" atau user webserver
# chmod -R 755 perpustakaan/
perintah di atas bertujuan untuk mengganti hak akses direktory perpustakaan ke mode " Read Only"
kemudian masuk ke direktory perpustakaan menggunakan perintah berikut
# cd perpustakaan/
kemudian ketikkan perintah berikut
# chmod -R 777 images repository files
perintah di atas bertujuan untuk mengganti hak akses direktory "images", "repository", dan "files" ke mode " Read-Write" direktory ini memang perlu diberi akses read write agar memudahkan proses input data.

Kemudian lakukan dumping database atau import database
ketikkan pada terminal
# mysql -u slim_user -p slim_db < install/senayan.sql
# mysql -u slim_user -p slim_db < install/sampledata.sql
masukkan satu persatu, kemudian isikan password "slim_user" yang tadi telah dibuat ( "slimpass" )
kemudian copy template konfigurasi SLIM
# cp sysconfig.local.inc-sample.php sysconfig.local.inc.php
kemudian edit file sysconfig.local.inc.php ( bisa dengan nano maupun vi )
# nano sysconfig.local.inc.php
cari bagian
define('DB_NAME', '_DB_NAME_');
define('DB_USERNAME', '_DB_USERNAME_');
define('DB_PASSWORD', '_DB_PASSWORD_');
lalu ganti sesuai dengan database yang telah dibuat tadi, misalnya
define('DB_NAME', 'slim_db');
define('DB_USERNAME', 'slim_user');
define('DB_PASSWORD', 'slimpass');
kemudian simpan ( CTRL+X , kemudian tekan "Y", kemudian enter )

Selesai dengan terminal, kemudian buka web browser anda.
ketikkan alamat berikut
http://IPCOS/perpustakaan/
"IPCOS" diganti dengan alamat IP komputer ClearOS.

tarraaaaaaa, SLIMS telah berhasil di install
Tampilan utama SLIMS
Untuk masuk ke halaman administrator klik menu "Librarian LOGIN" , kemudian masukkan
user : admin
password : admin


sekian tutorial yang saya tulis semoga bermanfaat.
jika anda ingin meng-copy segala artikel di blog ini SILAKAN anda bebas menyebarluaskan atau mencopy konten di blogini tanpa harus mencantumkan alamat blog ini. karena blog ini bersifat open source :D
heheheh

Install CMS Lokomedia di Clear OS 6.3

Install CMS Lokomedia di Clear OS 6.3

CMS LOKOMEDIA adalah salah satu CMS (Content System Management) buatan anak negeri yang tak kalah menarik seperti CMS yang lainnya. Kalian dapat menggunakan untuk web Intansi, sekolah maupun web pribadi, karena CMS ini cocok digunakan untuk beberapa keperluan yang mana tersedia beberapa modul yang siap pakai.
Untuk instalasinya, kita memerlukan sourcecode cms lokomedia, anda dapat mendownloadnya di sini
Download CMS Lokomedia

Setelah anda mendownloadnya, kemudian pindahkan file "lokomedia-1.6.1.zip" ke komputer server ( ClearOS) taruh di direktory
/var/www/html 
bisa menggunakan nautilus connector, filezilla maupun winscp.
kemudian buka terminal / putty dan ketikkan perintah berikut :
ssh root@IPClearOS
ganti "IPClearOS" dengan IP server anda, kemudian anda akan dimintai password "root" server.
jika sudah ketikkan perintah berikut:
# cd /var/www/html/
kemudian ketikkan "ls" dan pastikan sudah terdapat file bernama "lokomedia-1.6.1.zip"
kemudian ekstrak file tersebut menggunakan perintah:
# unzip lokomedia-1.6.1.zip 
jika muncul peringatan command not found berarti anda belum menginstall unzip, anda dapat menginstallnya dengan perintah berikut : # yum install unzip

Kemudian siapkan database untuk CMS Lokomedia, caranya ketikkan perintah berikut
# mysql -u root -p
kemudian anda akan dimintai password user "root" mysql
jika anda sudah memasukkan password yang benar, maka tulisan "#" akan berubah menjadi "mysql> "
kemudian untuk membuat database dengan nama dblokomedia ketikkan perintah berikut :
mysql> create database dblokomedia;
kemudian keluar dari mysql, ketikkan perintah berikut:
 mysql> quit;
kemudian lakukan import atau dumping data dari file "dblokomedia.sql" ke database "dblokomedia"
pastikan file "dblokomedia.sql" sudah berada di direktory "/var/www/html" ketikkan perintah berikut :
# mysql -u root -p dblokomedia < dblokomedia.sql
kemudian anda akan dimintai password lagi
Sekarang coba buka alamat "IPClearOS/lokomedia" di web browser anda
jika muncul halaman berikut berarti anda harus mengedit file konfigurasi Lokomedia
Koneksi ke databse Lokomedia gagal


edit file "koneksi.php" di direktory "lokomedia/config"
# nano lokomedia/config/koneksi.php
kemudian cari bagian :
// definisikan koneksi ke database
$server = "localhost";
$username = "root";
$password = "password";
$database = "dblokomedia";
rubah bagian "$username" dan "$password" sesuai dengan username dan password mysql anda.
jika sudah tekan "CTRL+O" kemudian "enter" kemudian "CTRL+X"

Sekarang coba buka alamat "IPClearOS/lokomedia" di web browser anda
taraaaaaa
akan muncul halaman seperti ini :
Untuk masuk ke halaman administrator CMS lokomedia tinggal tambahkan "adminweb" di alamat yang tadi jadinya  "IPClearOS/lokomedia/adminweb"
kemudian akan muncul halaman berikut :
Halaman login CMS Lokomedia
isikan username : admin dan password : admin. 
Halaman admin CMS lokomedia
Nb: setelah login, segera ubah password anda.
http://aoktox.blogspot.com/2013/01/install-cms-lokomedia-di-clear-os-63.html

Install E-learning Moodle di ClearOS 6.3

Install E-learning Moodle di ClearOS 6.3

Moodle SMKN 1 Kediri

Moodle adalah program E-Learning Opensource yang sangat baik digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan, sekolah, dan kampus. Lebih lengkapnya silahkan akses ke http://moodle.org  

PRA INSTALASI

1. Masuk ke Console ClearOS (bisa langsung dari Terminal ClearOS atau remote dari Putty (Windows) dan SSH (Linux client)

# cd /var/www/html

2. Download file installer moodle di http://download.moodle.org/ , pilih yang tgz.

# wget http://download.moodle.org/download.php/direct/stable23/moodle-latest-23.tgz

3. Ekstrak file tgz tersebut.

# tar -xzvf moodle-latest-23.tgz

4. Berikan hak akses penuh (sementara untuk keperluan instalasi)

# chmod 777 /var/www/html/moodle

5. Buat folder moodle data

# mkdir /var/www/moodledata

6. Berikan hak akses

# chmod 777 /var/www/moodledata

7. Install ekstensi php tambahan.

# yum install php-xmlrpc php-soap php-intl php-xml

PERSIAPAN DATABASE

1. Masuk ke phpmyadmin di ClearOS. (Pastikan juga Server-Webserver dan MySQL sudah Running)

Persiapan Database



pilih database
- create database = moodle_db
- collation = utf8_unicode_ci
- pilih database moodle_db dikolom sebelah kiri
- pilih Privileges - add user
- username= moodle_user
- host = local - localhost
- password = moodle_pwd
- global previleges = check all

INSTALASI

1. Buka browser dan ketikkan http://ip_address_ClearOS/moodle

2. Pilih bahasa.

3. Path direktori instalasi dan data

4. Pemilihan database engine ( pilih MySQL )

5. Konfigurasi database.

6. Perjanjian lisensi

7. Cek keperluan system, pastikan semua OK, jika ada tanda kuning apalagi merah, cek lagi langkah2 PRA INSTALASI , siapa tahu ada yang terlewat.

8. Informasi administrator

9. Konfigurasi website moodle.

10. Done! Moodle dapat digunakan.

PASCA INSTALASI

Jangan lupa untuk merubah hak akses folder moodle.

# chmod 755 /var/www/html/moodle

http://aoktox.blogspot.com/2013/01/install-e-learning-moodle-di-clearos-63.html