Minggu, 17 Januari 2016

Install PVS server di CLEAROS




:D


OpenVZ Logo

Apa sih OpenVZ itu? :D
OK, sebelum kita melangkah lebih jauh untuk memulai langkah-langkah instalasi OpenVZ Virtual Server. Ada baiknya kita mengenal lebih dulu tentang OpenVZ. :D

Menurut Paman Wikipedia (Cieeh…. Cucunya Mbah Google, Nih) :D :

>> OpenVZ adalah sebuah otomasi server lengkap dan solusi virtualisasi yang dikembangkan oleh SWsoft. OpenVZ menciptakan berbagai macam Virtual Private Servers (VPS) pada server fisik tunggal untuk berbagi perangkat keras dan manajemen usaha dengan efisiensi maksimum. Masing-masing VPS melaksanakan dan mengeksekusi dengan tepat seperti sebuah server yang berdiri sendiri untuk para pengguna dan aplikasinya bisa menjadi rebooted yang bebas dan mempunyai akses root sendiri, para pengguna (user), alamat IP, memori, proses, file, aplikasi, sistem library, dan file konfigurasi. Perancangan yang efisien dari OpenVZ membuatnya menjadi virtualisasi pilihan untuk server memproduksi dengan aplikasi yang lebih hidup dan berupa data yang real-life. Dan dapat di pastikan tidak ada aplikasi yang saling konflik. <<
Jadi, intinya adalah. Kita memanfaat kemampuan processor dan space pada hardisk untuk mengemulasikan sebuah mesin server. Jika dilihat lebih lanjut, mungkin boleh dikatakan, OS didalam sebuah OS. :D
Yup, tepat sekali dugaan Anda. mirip sekali dengan VirtualBox, VMWare, Parallel Desktop, dsb  \:D/
Nah, ini akan memungkinkan kita untuk dapat menjalankan berbagai macam OS dalam satu mesin server yang nantinya akan dijadikan Host (dalam praktek ini tentu saja kita menggunakan ClearOS, tepatnya ClearOS 6.3)  :please:

Baik, lanjutkan ke langkah berikutnya ….. :D


  • Sebelumnya mulai instalasi, ada baiknya Anda cek dulu. Apakah Processor Anda support untuk VT (Virtualization Technology) atau tidak. Bisa di cek dan di enable di BIOS.  Kemudian di Di ClearOS test dengan command dibawah ini :
# egrep ‘(vmx|svm)’ –color=always /proc/cpuinfo
  • Jika Processor Anda support, maka akan muncul notifikasi sebagai berikut :

Cek processor virtualization support

Catatan :
vmx : Jika yang digunakan adalah processor Intel
svm : Jika yang digunakan adalah processor AMD
Okay, server Anda sudah siap untuk di Install OpenVZ Virtual Server:D

  • Lanjut…. Berikutnya, pastikan webserver dan Development Tools sudah terinstal dan berjalan dengan baik.
  • Untuk Development Tools bisa menggunakan command ini :
# yum –enablerepo=clearos-developer,clearos-epel install clearos-devel
  • Berikutnya kita tambahka repository dari OpenVZ :
# wget -P /etc/yum.repos.d http://download.openvz.org/openvz.repo
  • Kemudian :
# rpm –import http://download.openvz.org/RPM-GPG-Key-OpenVZ
  • Dan kemudian update repo ClearOS untuk mulai “load” repo OpenVZ
# yum update -y
  • Instal paket-paket OpenVZ yang dibutuhkan untuk instalasi di ClearOS :
# yum install openvz-kernel-rhel6 vzctl vzquota bridge-utils -y
  • Jika instalasi berhasil. Maka akan muncul notifikasi seperti ini :

Instalasi VZkernel

  • Dari sini maka kernel OpenVZ sudah terintall dengan baik. Selanjutnya kita ubah konfigurasi di /etc/sysctl.conf untuk “mengijinkan” guest OS berkomunikasi dengan “publik”. Sesuaikan dan tambahkan dengan ini :
#Code sysctl openvz configuration
net.ipv4.ip_forward=1
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1
net.ipv4.icmp_echo_ignore_broadcasts=1
net.ipv4.conf.default.forwarding=1
net.ipv4.conf.default.proxy_arp = 0
kernel.sysrq = 1
net.ipv4.conf.default.send_redirects = 1
net.ipv4.conf.all.send_redirects = 0
net.ipv4.conf.eth0.proxy_arp=1
  • Cek dan update settingan sysctl.conf terbaru dengan command :
# sysctl -p

sysctl cek

  • Jika muncul seperti gambar diatas. Maka tandanya Anda telah berhasil :D
  • Berikutnya reboot server dengan command :
# shutdown -r now
Dan pastikan setelah login kembali, interface venet0 muncul. Untuk melihatnya silahkan ketik command :
# ifconfig

OpenVZ is Running

  • Dilanjutkan dengan cek vz sudah running atau belum :
# /etc/init.d/vz status
Jika muncul “OpenVZ is running”….

:D


Installasi OpenVZ sudah berhasil. Kita bisa saja menggunakannya langsung sebagai VPS OpenVZ.
Nah, untuk lebih mempermudah manajemen VPS (template, user, resource, dll). Kita bisa install OpenVZ Web Panel untuk melengkapinya  (:-o

Salam OpenSource,

Rabu, 23 Desember 2015

cara menguji koneksi database mysql

diawali dengan berpusing2 krn koneksi database yang sering terputus, maka terilhami untuk membuat script untuk menguji koneksi database mysql, berikut script nya:

 <?php  
 //membuat definisi dari masing-masing parameter
 $dbHost = 'localhost';  
 $dbUser = 'root';  
 $dbPass = '123';  
 $dbName = 'test'; 
 
 //mulai koneksi mysql
 $dbLink = mysql_connect($dbHost, $dbUser, $dbPass );  
 if ($dbLink) echo "Koneksi MySQL Berhasil ...<br/>"; 
 else die('Koneksi MySQL Gagal: ' . mysql_error());  

 //mulai koneksi database
 $dbSelected = mysql_select_db($dbName, $dbLink);  
 if ($dbSelected) echo "Koneksi Database Berhasil ...<br/>";  
 else die ('Koneksi Gatabase Gagal: ' . mysql_error());

 //membuat query membaca record dari tabel user
 $query="SELECT * FROM user";

 //menjalankan query
 $result=mysql_query($query);

 //menampilkan hasil query
 while($row = mysql_fetch_array($result)) { 
   echo $row["nama"] . "<br/>"; }  
 ?>  



silahkan copas pake apa saja lalu copy kan ke direktori tes di web server, dengan menyimpan script tsb dengan nama file index.php.


moga berhasil yahh salam

http://www.nulis-ilmu.com/2014/11/membuat-koneksi-database-mysql-dengan-php.html

Rabu, 02 September 2015

Cara menghapus services di windows 7

caranya... langsung saja yah, habis rusuh nih...


klik start
di kolom search program dan files, ketikan cmd
lalu ketik di prompt c:/sc delete (nama service nya)

contoh :

c:/ sc delete gammusmsd (dalam hal ini< gammusmsd adalah nama service yang akan di hapus.


ok sekian.
terimakasih

INSTALL WINDOWS HANYA BEBERAPA MENIT?


Cara Cloning OS Windows XP/VISTA/7/8 Menggunakan NORTON GHOST "BOOT HIREN"

Hy sobat blogger artikel ini mungkin hanya mengingatkan anda yang sudah tau, tapi yang belum tau ini ilmu yang sering di gunakan oleh teknisi komputer untuk menginstal System Operasiseperti Windows XP/7/8, mereka biasanya menggunakan cara ini yaitu CLONING HARDISKatau membuat backupan sebuah OS. Kalian pastinya sudah tau instalasi sebuah System Operasi atau singkatnya OS di PC atau laptop membutuhkan waktu lama dan waktu yang cukup lama terkadang membuat kalian jengkel, jenuh, bosan, apalagi kalian punya tugas untuk menginstal sebuah warnet yang PCnya ada banyak pasti butuh beberapa hari untuk menyelesaikannya. Karna sebuah warnet terkadang spesifikasi PCnya semua hampir samaCara Cloning OS Windows XP/VISTA/7/8 Menggunakan NORTON GHOST "BOOT HIREN"inilah solusinya untuk menyingkatkan waktu untuk instalasi OS Windows XP/VISTA/7/8 untuk beberapa PC/Komputer yang spesifikasinya sama. Jadi kalian cukup instal OS Windows XP/VISTA/7/8 pada sebuah PC/Komputer kemudian OS Windows XP/VISTA/7/8 kalianbackup ke hardisk external atau flasdisk kemudian hasil buckupnya kalian restore kePC/Komputer lainnya.

Berikut dasar Cara Cloning OS Windows XP/VISTA/7/8 :
  1. Masukkan Hiren’s Boot Flashdisk USB atau Hiren’s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.
  2. Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan menekan DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
  3. Masuk ke Bagian Boot Sequence/Urutan Booting. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan CD Hiren’s, pastikan CDROM berada pada posisi booting pertama.
  4. Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
  5. Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool >    [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]
Pilih Menu > Local > Partition > To Image untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image. atau Menu > Local > Disk > To Disk  untuk harddisk to harddisk.

Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh, [OK].

Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.

Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
D: = Drive D:
1.2: = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
[DATA] = label DATA
FAT =  File System FAT32

  1. Selanjutnya akan muncul dialog kompresi Image File, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:
    No = Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya
    FAST = Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya
    HIGH = Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.
    Saya anjurkan Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP ato WinRAR.
Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]

  1. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar Program.
    Sampai di sini sudah punya satu file image dari sistem operasi yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi.
    Tinggal bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.

    Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows atau kalian ingin instal Windows pada komputer yang spesifikasinya sama yang saya bilang tadi, kalian tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.
Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image
  1. Boot dari Hiren’s Boot CD atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
  2. Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
  3. Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK].
  4. Pilih Menu > Local > Partition > From Image untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.
Temukan file Image dengan ekstensi .GHO pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan Open.

Pilih Partisi sumber/Source file image kemudian klik [OK]

Pilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restorasi  Windows, [OK]

Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restorasi. Pilih Primary [OK]

Ketika Muncul Dialog Box ‘Prosses With Partition Restore?’ klik [Yes]

Tunggu hingga selesai 100%

klik [Reset Computer] untuk me-restart Komputer.
 
http://komunitasbanjarmasin.blogspot.com/2013/05/cara-cloning-os-windows-xpvista78.html

Perhitungan Pendekatan Delay 1 detik

sebagai pendekatan delay 1 detik:

                  MOV    R1,#2        ; 1 SIKLUS MESIN
DEL1    :    MOV    R2,#244    ; 1 SIKLUS MESIN
DEL2    :    MOV    R3,#255    ; 1 SIKLUS MESIN
DEL3    :    DJNZ R3,DEL3      ; 2 SIKLUS MESIN X 255
                  DJNZ R2,DEL2      ; 2 SIKLUS MESIN X 244
                  DJNZ R1,DEL        ; 2 SIKLUS MESIN X 2

Dari program diatas kita dapat melihat ada dua buat Op-Code yang kita gunakan yakni MOV dan DJNZ. Masing-masing op-code tersebut memiliki siklus mesin namun berbeda. MOV memiliki 1 siklus mesin sedankan DJNZ memiliki 2 Siklus Mesin. Dan untuk perhitungan Waktunya kita menggunakan Persamaan:
Delay    = [ siklus mesin MOV+ (siklus mesin DJNZ x jumlah Putaran) ] x perioda clock
    = [ 1 + ( 1 + ( 1 + ( 2 x 255 ) ) x ( 2 x 244 ) ) x ( 2 x 2 ) ] x 1 mikrosekon
    = 997477 mikrosekon
    = 1 detik

terimakasih

http://www.andisunesia.com/2010/06/membuat-delay-satu-detik-untuk.html